Thursday, April 11, 2019

MENGATASI KECANDUAN GAME PADA ANAK


   
   Hampir semua anak yang terlahir pada masa kini, sudah mengenal game sejak usia dini. Baik permainan melalui handphone, laptop, playstation, termasuk game online yang melibatkan orang lain yang tidak dikenal. Seperti Emak ketahui dampak game pada anak sangatlah buruk. Tetapi kalau menyikapinya dengan bijaksana sebenarnya ada beberapa game yang justru memiliki pengaruh yang baik. Bahkan sekarang permainan game sudah bisa menghasilkan uang yang tidak sedikit jumlahnya. Dengan melarang anak bermain game sebenarnya Emak justru menjauhkan anak dari perkembangan jaman dan tehnologi yang kian maju. Dibawah ini ada beberapa tips untuk mencegah anak kecanduan bermain game. 

1.Memilih game yang tepat. Sebenarnya game tidak hanya menyajikan permainan yang berbau kekerasan saja, banyak juga game yang melatih kesabaran seperti memasak, atau bercocok tanam yang harus menunggu beberapa jam bahkan beberapa hari. Beberapa permainan melatih anak berbahasa Inggris bahkan untuk balita, ada juga yang melatih dan mempertajam daya ingat, mampu memecahkan masalah, dapat bekerja dalam tim, mengajarkan sportifitas, dan mengurangi stress ataupun rasa sakit. Jadi pilihlah game yang mendidik ke hal yang positif, supaya menghasilkan hal yang baik.
1. 
2. Tentukan waktu bermain dan konsisten dengan kesepakatan bersama. Biasakan anak mengatur waktunya bermain. Misalkan sehari hanya boleh bermain dua jam, atau boleh bermain setelah makan, mandi, dan mengerjakan pekerjaan rumah, sampai waktu yang disepakati bersama orang tua. Bila tidak mentaati peraturan, barulah diberi sangsi. Ini menjadikan anak bertanggung jawab dan tidak main belakang. Karena kalau Emak melarangnya bermain tanpa alasan yang jelas, anak justru semakin penasaran untuk bermain tanpa sepengetahuan Emak.
  
3. Bermain bersama. Sesekali luangkan waktu untuk ikut bermain bersama anak dan pelajari permainan apa yang diminati oleh mereka. Memberikan tips-tips yang baik, tapi tetaplah fokus pada tanggung jawab. Dengan terlibat dalam dunia anak Emak akan menjadi role model dalam bermain, sehingga mereka merasa nyaman, bermain dengan terang-terangan tanpa perlu menyembunyikan sesuatu, dan Emak bisa leluasa membatasi permainan yang dikehendaki tanpa menyakiti perasaan anak.

3. Berikan Pengertian. Beritahukan efek apa yang ditimbulkan dalam permainan yang sedang dimainkan anak. Dengan mengetahui akibat apa yang ditimbulkan dari suatu game dengan sendirinya anak akan belajar memilih permainan yang akan dimainkan dan menghindari permainan yang tidak disukai oleh Emak 

Demikian sedikit tips untuk mencegah anak menjadi pecandu game, tapi tetap mengikuti perkembangan jaman, dan menjadikan Emak teman bermainnya.

Monday, March 11, 2019

Bangga Jadi Wanita Indonesia

Gambar diambil dari Epizone.id 

 “Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yan g diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.” –Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902.

 Apa yang terlintas dalam pikiran Emak mendengar kata wanita Indonesia? Sejak jaman dahulu, wanita Indonesia dikenal dengan penampilannya yang sederhana. Kain samping, sanggul, santun, dan berbakti. Itu juga yang sering saya lihat dalam film-film lawas Indonesia. Kepatuhannya memang sering disalah gunakan. Wanita Indonesia yang terkenal akan kepiawaiannya dalam rumah tangga, memasak dan mengurus keluarga selalu dikaitkan dengan keterikatannya terhadap norma – norma dan adat kebiasaan setempat. Bahkan sampai sekarang banyak wanita yang dianggap sebelah mata bila bersekolah tinggi. “perempuan, sekolah tinggi-tinggi akhirnya ke dapur juga”.  Seolah-olah wanita Indonesia tidak mampu berbuat apa-apa, dan hanya bisa pasrah menerima nasib.

Wanita Indonesia tidak diciptakan hanya untuk memakai kebaya dan berjalan ke sungai membawa cucian. Dibalik santunnya, mereka menyimpan kekuatan dan kepintaran. Banyak wanita Indonesia yang menjadi tulang punggung keluarga. Walaupun disampingnya tidak ada pria, wanita Indonesia banyak yang bisa bertahan hidup dan berhasil mendidik anak-anak mereka hingga sukses.

Boleh dibilang, masa depan Indonesia tergantung pada wanita. Itulah sebabnya mengapa RA. Kartini mau bersusah payah membela hak kaum wanita untuk bisa memperoleh pendidikan. Wanitalah kunci terbentuknya anak Indonesia yang hebat. Pemuda dan pemudi harapan bangsa yang memiliki karakter kuat, pintar, dan tidak mudah goyah pendiriannya. Kalau bukan Ibu, wanita pertama yang ditemukan setiap anak saat mereka lahir, siapa lagi?

Wanita Indonesia adalah wanita yang mandiri, berkepribadian kuat dan rela berkorban demi anak-anak dan keluarganya. Sayangnya, bila wanita tidak mau belajar, tentu saja akan mudah ditipu dan dimanfaatkan. Sebaliknya, wanita yang pintar dan mau belajar tentu tidak mudah dibohongi. Negara Indonesia masih membutuhkan banyak generasi muda yang pintar, yang memiliki moral dan karakter yang baik. Negara ini memerlukan wanita-wanita hebat, yang bisa menjadi pendidik dan pengajar bagi anak-anaknya, bagi keluarganya, dan bagi negaranya.

Wanita Indonesia selain terkenal karena keramahan dan keteguhannya, juga terkenal karena kepintarannya. Dengan terbiasa hidup keras, wanita Indonesia menjadi tegar dan memiliki pendirian yang kuat, tapi tetap berbakti kepada keluarga. Tentu saja bagi saya menjadi wanita Indonesia adalah merupakan kebanggaan tersendiri. Bagi saya, Indonesia akan lebih baik bila wanita-wanitanya juga dibekali ilmu dan wawasan yang luas. Wanita Indonesia adalah aset bangsa, dan tidak bisa diganti dengan apapun.

Didiklah para wanita, maka akan tercipta generasi muda yang membanggakan. Biarkan kami sebagai wanita Indonesia dapat berkarya, mengukir prestasi dan berbagi mimpi. Indonesia adalah rumah, tanah kelahiran dan tumpah darah kami. Apapun yang dilakukan dan berikan adalah untuk Indonesia. Baik sebagai seorang istri, seorang Ibu dan seorang anak ataupun seorang menantu, wanita selalu menjadi sorotan dan perhatian.

Wanita yang hebat tentu adalah wanita yang bisa mendidik anak-anaknya menjadi berarti dan membawa suaminya menuju kesuksesan ataupun kedamaian. Dengan keluarga yang bahagia, tentu saja tercipta Negara yang bahagia juga sejahtera.
.