Monday, December 30, 2019

ETERNAL LOVE



Film yang diangkat dari novel fantasi best seller karya TangQi GongZi dengan judul asli 三生三十六里桃花  (San Sheng San Shi Shi Li Tao Hua) alias Three Lives Three Worlds , Ten Miles of Peach Blossom , dikenal juga dengan nama The Eternal Ten Miles of Peach Blossoms.
Film ini sebenarnya tidak baru lagi. Debut pada akhir Januari sampai Maret 2017 dengan score 9.0 dari 10, film ini berhasil membuat para penontonnya gagal move on. Dengan tangan dingin Lam Yuk Fan sebagai director, Film yang bertaburan bintang besar dengan akting memukau, ditambah grafik dan alur cerita yang pas ini menempati urutan pertama di hati para pecinta film China terutama genre romance fantasy.
Kisah cinta Bai Qian, Dewi tinggi paling cantik di seluruh dunia yang juga siluman rubah putih berekor sembilan dengan Putra Mahkota langit Ye Hua yang gagah, pintar, kuat, dan romantis. Film ini dikemas dengan manis meski terkesan sedikit tragis. Konflik antar tentara langit dan tentara hantu, serta kasih sayang antar sahabat dan keluarga juga mewarnai drama 58 episode ini. Penonton dibuat bingung menentukan mana yang baik dan mana yang jahat, atau mana yang benar dan mana yang salah.

Meski romance-nya terasa kental, ada juga bagian yang lucu. Terutama masalah usia. Kalau di dunia manusia, perbedaan usia antar pasangan paling jauh 40 tahun, dalam kisah ini bisa sampai 90.000 tahun! Apalagi yang jauh lebih tua itu justru usia perempuannya. Tetapi, apa sih yang nggak mungkin dalam cerita fantasi?
Akting Mark Chao juga cocok banget. Entah
sebagai Mo Yan, Zhao Ge, atau Ye Hua, dia tetep bikin baper. Mungkin karena tampang yang ganteng dan charming, pokoknya penonton bakal dibuat gagal move on! Belum lagi kecantikan Yang Mi dan aktingnya yang briliant sebagai Qing qiu Bai Qian, Si Yin, dan Su su. Selain kedua bintang top tadi, film ini juga didukung oleh Dilraba Dilmuat sebagai keponakan Bai Qian, Bai Feng Jiu, satu-satunya rubah merah berekor sembilan,
Vengo Gao sebagai mantan kaisar langit Dong Hua Dijun, Ken Chang sebagai Zhe Yan, Maggie Huang sebagai Sujin, Vin Chang sebagai Li Jing, Bambi Zhu sebagai Xuan Niu, dan masih banyak bintang lain yang tidak kalah terkenal.
 Karena film ini menduduki peringkat teratas dan laris manis, maka tidak heran kalau sekuelnya sudah ada di antrian tayang. Masih dari novel karya TangQi GongZi dengan judul Three Lives, Three World, The Pillow Book yang akan mengangkat kisah Feng Jiu dan Tong Hua Dijun (Dilraba Dilmuat dan Vengo Gao).     
Sebenarnya film ini juga ada versi movienya. Dalam versi movie, Ye Hua diperankan dengan baik oleh Yang yang dan Crystal Liu sebagai Bai Qian. Grafiknya cukup bagus, terutama Bai Qian yang lebih sering memperlihatkan wujud rubah dibanding versi drama. Ye hua yang keahlian masaknya melebihi Master Chef, juga Zhe Yan yang dalam versi Movie lebih banyak berperang. Sayangnya, karena cerita ini adalah adaptasinya, jalan ceritanya jadi sedikit membingungkan. Terutama di bagian penutup.

Buat para penggemar versi drama, mungkin akan sedikit kecewa, karena ada sedikit perbedaan pada plot. Terutama buat yang belum menonton versi drama, mungkin akan kebingungan dengan akhir filmnya.  Buat yang penasaran, silakan tonton film ini. Dijamin baper deh!     



Friday, December 27, 2019

Mengfei Comes Across



Film yang punya judul asli Meng Fei Jia Dao (萌妃驾到) atau yang dikenal juga dengan judul "Mengfei Comes Across," "Lady Meng is Here," dan "Oh My Cute Consort." ini ditulis oleh Lian Qiao dan di sutradarai oleh Zou Jicheng sebanyak 36 episode dengan durasi film 45 menit setiap episode. 

Kisah ini dimulai dari Bu Meng, seorang puteri pejabat terkemuka selama dinasti Sui yang masuk ke istana sebagai selir raja. Selama tinggal di Harem, Puteri nakal yang pintar dan banyak akalnya ini menemui banyak intrik dan kebohongan dalam keluarga kerajaan.
Karena dia tidak ingin nasibnya diputuskan oleh orang lain, Bu Meng berpura-pura sakit terus menerus.
Selama di istana, dia bersahabat dengan selir Yan yang pandai, selir Qin yang cengeng tapi hobi makan, dan selir Xiao yang pintar bela diri karena berasal dari keluarga Jendral. 
Karena perbedaan pendapat dengan ayah Bu Meng, kaisar berencana melakukan sesuatu pada Bu Meng. Sementara itu, Bu Meng sendiri takut terbunuh bila bersama kaisar. Jadi, dia berusaha menghindar dengan berbagai cara.
Kepribadiannya yang unik justru membuat kaisar tertarik. Berbagai cara dilakukan kaisar untuk bisa berdekatan dengan Bu Meng sehingga banyak selir lain yang iri dan berusaha mencelakakannya.
Bagaimana nasib selir Bu Meng selanjutnya?
Silakan tonton sendiri, ya!
Oh, iya. Sedikit perbedaan film ini dibandingkan dengan kisah kerajaan yang lain adalah jalan ceritanya yang ringan dan menghibur. Karakter Bu Meng juga sederhana, di mana dia berusaha membuat mukanya buruk supaya kaisar tidak terkesan. Buat saya film ini menyenangkan dan menghibur, serta menggunakan bahasa sederhana tanpa harus menerjemahkan banyak puisi.   
Film ini dibintangi oleh Gina Jin sebagai Bu Meng dan Jiro Wang sebagai kaisar Wen Lou.
Sedikit tentang Jiro Wang, pria yang lahir pada tanggal 24 Agustus 1981 selain seorang model, aktor, dia juga penyanyi Taiwan yang masih tercatat sebagai member boyband Fahrenheit. Dengan tampang anggota boyband masa kini yang cute dan keren, tidak heran kalau banyak dari mereka yang jadi aktor drama. Peran yang diambil juga tidak tanggung-tanggung. Mereka bisa dapat peran utama atau berperan sebagai kaisar, bahkan pendekar seperti halnya drama Korea. Selain Jiro Wang, mungkin kamu juga tahu siapa lagi anggota boyband yang main film historical.


Sampai jumpa di review film lain, ya!